LogamQQ Situs Dominoqq Online Uang Asli

LogamQQ dengan 8 permainan POKER | DOMINO99 | ADU-Q | BANDARQ | CAPSA SUSUN | BANDAR POKER | SAKONG | BANDAR66. Dengan minimal deposit 10 ri...


Situs Poker Online Terpercaya
Agen Judi Bola Terpercaya

Cerita Sex Ngentot Kakak Ipar Setiap Ada Kesempatan – Kumpulan Cerita Sex Terbaru Kisah Seks Dewasa 2018

Kumpulan Cerita Sex – Aku punya seorang kakak ipar, Ery Puspadewi namanya. Usianya sudah 36 tahun, lebih tua 5 tahun dari istriku.
Mbak Ery, begitu aku memanggilnya, sudah menikah dengan dua anak. Berbeda dengan istriku yang cenderung kurus, Mbak Ery berbody montok dengan dada dan pantat yang lebih besar dibanding istriku.

Cerita Sex Ngentot Kakak Ipar Setiap Ada Kesempatan

Cerita Sex Ngentot Kakak Ipar Setiap Ada Kesempatan – Kumpulan  Cerita Sex Terbaru Kisah Seks Dewasa 2018


Rumah Mbak Ery tidak terlalu jauh dengan rumahku sehingga aku dan istriku sering berkunjung dan juga sebaliknya. Tapi aku lebih suka berkunjung ke rumahnya, karena di rumahnya, Mbak Ery biasa memakai pakaian rumah yang santai bahkan cenderung terbuka. Pernah suatu pagi aku berkunjung, dia baru saja bangun tidur dan mengenakan daster tipis tembus pandang yang menampakkan buah dada besarnya tanpa bra. Pernah juga aku suatu waktu Mbak Ery dengan santainya keluar kamar mandi dengan lilitan handuk dan tiba2x handuk itu melorot sehingga aku terpana melihat tubuh montoknya yg bugil. Sayang waktu itu ada istriku sehingga aku berlagak buang muka.

Suatu pagi di hari Minggu, aku diminta istriku mengantarkan makanan yang dibuatnya untuk keponakannya, anak-anak Mbak Ery. Tanpa pikir panjang aku langsung melajukan mobilku ke rumah Mbak Ery, kali ini sendirian saja. Dan satu hal yang membuatku semangat adalah fakta bahwa suami Mbak Ery sedang tidak ada di rumah.

Sampai di rumah Mbak Ery, semua masih tidur sehingga yang membukakan pintu adalah pembantunya. Aku masuk ke dalam rumah dan setelah yakin si pembantu naik ke kamarnya di atas, aku mulai bergerilya.

Dengan perlahan aku membuka pintu kamar Mbak Ery, dan seperti sudah kuduga, Mbak Ery tidur dengan daster tipisnya yang bagian bawahnya sudah tersingkap hingga paha dan celana dalam warna hitamnya. Aku meneguk ludah dan langsung konak melihat paha montok yang putih mulus itu, apalagi lengkap dengan CD hitam yang kontras dengan kulit putihnya.

Pagi itu aku sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk bisa menjajal tubuh montok kakak iparku. Tekadku sudah bulat untuk menikmati setiap lekukan tubuhnya. Setelah puas melihat pemandangan di kamar, aku kemudian menuju meja makan di mana kulihat dua gelas teh manis sudah terhidang, satu untukku dan satunya pasti untuk Mbak Ery. Dengan penuh semangat aku meneteskan cairan perangsang yang kubeli beberapa waktu lalu ke dalam teh Mbak Ery. Aku berharap wanita itu akan dipenuhi birahi sehingga tidak menolak untuk aku sentuh.

Dewi keberuntungan memang sedang memihakku pagi itu. Tak berapa lama, Mbak Ery bangun dan seperti biasa, dengan santainya dia berjalan keluar kamar masih dengan daster minim itu yang membuatku semakin tergila-gila.

“Eh, ada Farhan, udah lama?”, sapanya dengan suara serak yang terdengar seksi, seseksi tubuhnya.
“Baru mbak, antar makanan buatan Rina”, jawabku sambil melihat dengan jelas buah dada besarnya yang no-bra itu.

Mbak Ery memang sangat cuek, dia tidak memperdulikan mataku yang nakal memandangi buah dadanya yang menggelantung di balik daster tipisnya. Dengan gontai ia menuju meja makan dan menghirup teh yang sudah kuberikan cairan perangsang. Menurut teori, dalam waktu 5 sampai 10 menit ke depan, hormon progesteron Mbak Ery akan meningkat dan ia akan terbakar nafsu birahi.

Setelah minum teh, Mbak Ery masuk ke kamar mandi untuk cuci muka, pipis dan pastinya cuci meki lah, he3x…

Keluar dari kamar mandi, wajah Mbak Ery memang sudah lebih segar. Masih dengan daster tipis yang memberikan informasi maksimal itu, dia memanggil pembantunya dan menyuruh ke pasar. Wah, tambah perfect deh, pikirku.

Setelah sedikit beraktivitas di ruang makan, ia kembali ke kamar. Pasti dia akan ganti baju pikirku. Dengan perlahan aku mengikuti di belakangnya. Dan benar juga seperti dugaanku, Mbak Ery tidak menutup dengan baik pintu kamarnya. Dia begitu cuek atau sengaja memberikanku kesempatan mengintipnya berganti baju.

Penisku semakin mengeras melihat Mbak Ery menanggalkan dasternya dan … oh, rupanya obat perangsangku sudah mulai bekerja. Mbak Ery tampak gelisah lalu mengusap-usap selangkangannya dengan tangan. Aku seperti diberi berkah pagi itu, Mbak Ery benar2x seperti terangsang hebat. Dia dengan sedikit terburu-buru melepas CD hitamnya sehingga kini ia benar2x bugil di kamar. Kemudian kulihat ia mengusap-usap bagian meki dan sekitarnya dengan tangan. Wah… tak akan kubiarkan dia melakukan masturbasi.

Dengan semangat 45 dan penuh percaya diri, aku membuka celanaku dan membiarkan penisku yang sudah konak dari tadi mengacung bebas.

Walau dengan sedikit canggung, aku beranikan diri membuka pintu kamarnya.

“Farhan… kamu…”, Mbak Ery menjerit melihat aku masuk ke kamarnya sementara dia sedang bugil dan lebih kaget lagi melihat aku tanpa celana dan mengacungkan penis ke arahnya.
“Daripada pakai tangan, pakai ini aja Mbak…”, pintaku seraya memegang batang penisku.
“Gila kamu, jangan kurang ajar”, sergahnya ketika aku mendekati tubuh bugilnya.

Mbak Ery menampik tanganku yang ingin menjamahnya, tapi nafsu birahi yang membakar otaknya membuatnya tak cukup tenaga untuk menolak lebih lanjut sentuhanku.

Ketika tanganku berhasil meraih buah dada dan meremasnya, dia hanya bilang “Gila kamu!”, tapi tak sedikitpun menjauhkan tanganku untuk meremas-remas buah dada dan memilin puting susunya.

Aku sudah merasa di atas angin. Mbak Ery hanya bersumpah serapah, namun tubuhnya seperti pasrah. Setiap sentuhan dan remasan tanganku di tubuhnya hanya direspon dengan kata “kurang ajar” dan “gila kamu”, namun aku merasa yakin dia menikmatinya.

Dugaanku betul, Mbak Ery akhirnya dengan malu2x memegang batang penisku.

“Besar banget punya kamu Farhan”, serunya.
“Pingin masuk memek Mbak tuh…” jawabku.
Mbak Ery tersenyum manja,”Gila kamu!”
“Iya mbak, saya memang tergila-gila pada Mbak”, rayuku sambil terus memilin puting susunya yang sudah mengeras.

Mbak Ery semakin relaks dan pasrah. Kini dengan sangat mudah aku bisa meraih daerah selangkangannya yang berbulu tipis dan mulai meraba-raba vaginanya yang ternyata sudah becek.

“Kaya’nya memeknya udah minta nih Mbak”, kataku.
“Gila kamu!”, entah sudah berapa kali dia mengeluarkan kata itu pagi ini.
“Nungging Mbak, saya masukin dari belakang”, pintaku untuk doggy style.

Mbak Ery masih dengan sumpah serapah menuruti kemauanku. Kini pantat bahenolnya terpampang di hadapanku, pantat yang selama ini aku impikan itu akhirnya bisa kuraih dan kuremas-remas.

Dengan perlahan, aku memasukkan batang penisku ke dalam liang vaginanya. Tidak sulit tentu saja, maklum sudah punya dua anak dan memang sudah becek pula.

Maka adegan selanjutnya sudah bisa ditebak, Mbak Ery yang sudah terbakar birahi tentu saja orgasme lebih dulu akibat pompa penisku pada vaginanya.

Namun sekali lagi, pagi itu memang milikku. Meskipun sudah orgasmu, kakak iparku yang montok itu tetap penuh birahi meladeni permainanku sampai akhirnya kami merasakan orgasme secara bersama. Nikmatnya luar biasaaaa….

“Sembarangan kamu numpahin sperma di memekku ya Farhan…”, jeritnya ketika aku memuncratkan spermaku ke dalam rahimnya.
“Habis memek Mbak enak sih….”, seruku di telinganya. Kakak iparku hanya melejat-lejat menikmati orgasmenya juga.
Selesai orgasme, seperti sepasang kekasih, kami berciuman.
“Kamu memang gila Farhan, awas… jangan bilang siapa2x ya!”, serunya perlahan.
“Ya iyalah Mbak, masa’ mau cerita-cerita..”, candaku. Dia pun tertawa lepas.
“Kapan-kapan lagi ya Mbak…”, pintaku.
“Gila… kamu gila…” jeritnya sambil berjalan ke kamar mandi.

Aku memandang tubuh montok kakak iparku dengan senyum puas. Akhirnya tubuh impianku itu kunikmati juga.

Dan kisah selanjutnya tentu juga mudah ditebak. Setiap ada kesempatan, kami berdua mengulanginya lagi, tidak hanya di rumahnya, tapi juga di rumahku dan kadang2x untuk selingan kami janjian di luar rumah, main di mobil, pokoknya seruuuu…

Kumpulan Cerita Dewasa | Kumpulan Cerita Sex | Kumpulan Cerita Sedarah
Cerita Sex Tante | Cerita Sex Sedarah
Share:

Contact Us





Kumpulan Cerita Sex

Contact Us Kumpulan Cerita Dewasa Indonesia Paling Hot dan Terupdate | 69CeritaSex

69CeritaSex adalah tempat Kumpulan Cerita Sex Indonesia paling hot dan juga paling terupdate saat ini. web kami juga menerima pemasangan banner. Untuk anda yang berminat memakai jasa kami silahkan hubungi e-mail yang ada berikut ini.

Email : cathrinelim99@gmail.com
List Harga Advertisement 69CeritaSex:
  • Header Advertisement :  (AVAILABLE)
  • Footer Advertisement :  (AVAILABLE)
  • Sidebar Advertisement :  (AVAILABLE)
  • Slide BaR Advertisement  :  (AVAILABLE)
Terimakasih atas kunjungannya, selalu kunjungi web resmi kami di 69CeritaSex kumpulan daftar cerita sex terhot, terpanas dan terupdate saat ini.

Share:

Cerita Sex Dewasa Gadis Penggoda Bernama Nora


Cerita Sex - Awal kisah ini bermula saat aku numpang kost di rumah temanku yg sudah berkeluarga. Disitu juga ada seorang gadis cantik adik dari temanku yg ikut tinggal disitu. Dia disuruh membantu mengasuh anaknya dikala temanku dan istrinya bekerja. Gadis itu bernama Nora. Awalnya aku memandang gadis itu biasa2 aja, maklum meskipun umurku sudah 27 tahun tapi aku belum pernah mengenal wanita secara khusus. Itu dikarenakan orang tuaku menekanku afar aku menuntut ilmu lebih dulu untuk modal masa depanku. Cerita Sex Dewasa
Setelah lulus kuliah pun aku langsung bekerja, aku merasa berhasil menikmati hasilku selama ini. Maka dari itu kenapa para gadis ku pandang hanya biasa saja. Apalagi Nora hanya lulusan SD sehingga aku kurang peduli dengannya.

Cerita Sex Dewasa Gadis Penggoda Bernama Nora

Hari hari yg kulalui, Nora selalu melayaniku mulai dari menyiapkan makanku, membersihkan kamarku dan bahkan dia juga mencucikan bajuku meskipun tanpa aku minta. Selidik punya selidik rupanya Nora sedikit menaruh hati padaku tp aku tak menaggapinya. Terlihat dari cara dia memandangku, saat Nora mencuri pandang kearahku, aku pura2 memperhatikan yg lain.
Sampai pada suatu ketika, temanku besrta anak istrinya pergi untuk mengunjungi orang tuanya yg berada di kampung selama seminggu. Hanya tinggal aku dan Nora yg berada di rumah itu. Rupanya kesendirian kami berdua menimbulkan suasana lain di rumah.
Pada suatu pagi saat Nora menyapu kamarku yg kebetulan aku sedang bersiap berangkat kerja, posisi tubuh Nora membungkuk terlihatlah buah dadanya mengelantung. Dengan sedikit basa basi Nora menyapaku.
Entah disengaja ato tidak dia telah menarik perhatianku untuk menikmati pemandangan buah dada yg mengelantung tanpa terbungkus BH, hanya terbalut baju yg berpotongan dada rendah. Dengan tidak membuang kesempatan aku terus memandangi buah dada tersebut.

Cerita Sex Dewasa Gadis Penggoda Bernama Nora

Menjelang dia hampir selesai menyapu kamarku, tiba2 dia mendekap perutnya dan merintih kesakitan dgn muka yg menampakan rasa sakit yg melilit. Aku pun secara reflek memegang lengannya sambil aku tanya apa yg dia rasakan. Dengan merintih dia menjawab kalo perutnya terasa mules secara tiba2. Lalu aku bimbing dia ke kamarnya.
Kusuruh dia rebahan di kasur. Nora memintaku untuk mengambilkan obat gosok yg ada di meja kamarnya. Segera aku mengambil obat gosok tersebut, dia kemudian menggosok perutnya dgn minyak tersebut dari balik baju yg dia pakai.
Saat dia sedang menggosok perutnya tiba2 dia mengerang dan mengaduh sehingga membuatku sedikit panik dan dgn reflek aku ikut memegang perutnya sambil ikut mengosoknya. Nampaknya sakitnya sudah sedikit berkurang.
Kepanikanku mulai hilang dan aku mulai sadar kembali. Segera kusingkirkan tanganku dari perutnya. Tapi tiba2 Nora menarik tanganku dan dibimbingnya tanganku untuk mengusap dan meremas buah dadanya yg tidak terbungkus BH itu. Tanpa membuang kesempatan jemari tanganku meremas kedua buah dadanya dan memilin kedua puting susunya secara bergantian.

Cerita Sex Dewasa Gadis Penggoda Bernama Nora

Nora merintih nikmat, dia menegrang terus menerus dan memberi isyarat pada tanganku agar terus memilin putingnya yg semakin menegang. Ini merupakan kali pertama aku menyentuh puting seorang gadis. Erangan manja Nora membuat kontolku yg sudah sedari tegang menjadi semakin menekan celana kerjaku yg sudah kupakai dan siap untuk berangkat kerja namun untuk saat ini kerjaanku sedikti kutunda hanya untuk bercumbu dgn Nora.
“Aaahhh…mas geli donk…aahhh…” erangan manja Nora. Posisi dia saat itu duduk membelakangiku. Kemudian dia bersandar di dadaku sambil wajahnya menengadah sambil menengahkan mukanya dan mulutnya mengendus-endus leherku.
Tanpa buang waktu, mulut kami akhirnya saling berpautan, saling mengulum dan saling menjulurkan lidah dengan penuh nafsu, sementara tanganku terus menyusuri buah dadanya untuk meningkatkan kegairahannya, sedang tangan Nora mulai hilang kesadarannya oleh kenikmatan itu dengan ditandai kegairahannya untuk melepas kaitan rok bawahannya dan dilanjutkan ke kancing-kancing bajunya.
Aku tertegun untuk pertama kalinya aku menikmati keutuhan tubuh seorang gadis yang hanya mengenakan CD. Namun untuk beberapa saat aku kembali tersadar dan berkata pada Nora,

Cerita Sex Dewasa Gadis Penggoda Bernama Nora

“Eh Nora ini sudah jam delapan, aku harus segera berangkat kerja, bisa terlambat aku”
Kami berdua saling tertegun pandang dan saling senyum tertahan dan kemudian kami berpeluk cium, sambil aku berkata,
“Aku berangkat sebentar ya dan aku segera kembali, aku hanya untuk minta ijin kalo aku ada keperluan”
“Iya mas, nanti kita lanjutin lagi, tapi sebelum berangkat hisap dulu donk putingku” Pinta Nora manja.
Achh lagi-lagi kenikmatan yang tak bisa ditunda pikirku, dengan “terpaksa” aku hisap dan kujilati putingnya dengan penuh gairah. Kami saling melepas pelukan yang seolah adalah kerinduan yang selama ini lama terpendam.
Kebetulan kantorku hanya beberapa ratus meter dari rumah kost yang aku tempati. Selesai aku menyampaikan alasan yang dapat diterima atasanku, segera aku bergegas pulang lagi.

Cerita Sex Dewasa Gadis Penggoda Bernama Nora

Ketika aku sampai di rumah, yang memang setiap harinya sepi pada jam-jam kerja, menambah kegairahanku waktu aku membuka pintu depan yang tidak terkunci, dan langsung kukunci saat aku masuk. Tetapi pintu-pintu kamar tertutup. Maka yang pertama aku tuju adalah kamarku. Aku buka kamarku untuk ganti baju kerjaku dengan maksud akan ganti baju kaos dengan celana pendek saja.
Aku buka baju dan celanaku satu persatu, dan saat aku hanya kenakan celana dalamku, tiba-tiba dari belakang, Nora mendekapku. Rupanya sedari tadi dia aku tinggalkan, dia tidak lagi kenakan bajunya sambil terus menunggu di kamarku.
Maka kembali kenikmatan pagi itu aku teruskan lagi, dengan saling meraba dan dengan ciuman yang penuh nafsu dan kami berdua hanya mengenakan celana dalam saja, sehingga kulit kami bisa saling bergesekan merasakan dekapan secara penuh, sementara kami berpelukan dan mulut berciuman, kontolku merasakan keempukan tonjolan daging di tengah selangkangan Nora yang seolah terbelah dua memberikan sarang ke batang kontolku.

Cerita Sex Dewasa Gadis Penggoda Bernama Nora

Sedangkan dadaku merasakan tonjolan buah dadanya yang lembut dan torehan puting susunya di dadaku. Tanganku bergerak dari punggungnya beralih ke pantatnya yang bulat untuk aku remas-remas, sedang tangannya tetap memegang leher dan kepalaku dengan mulut, bibir dan lidah saling mengulum.
Kegairahan pagi itu kami lanjutkan di lantai kamarku, kami saling berguling dan tetap saling peluk menaikkan gairah petting kami yang pertama kali di lantai kamarku. Maklum kamar indekost dengan tempat tidurku yang seadanya dan pas-pasan yang pasti kurang pas untuk kegairahan petting yang memuncak di pagi itu.
Dengan leluasa tangan kami saling bergerak ke buah dada, kontol, puting dan satu hal selama ini yang jadi obsesiku adalah keinginan yang terpendam untuk mengemot puting bila melihat buah dada wanita yang sedemikian montok dan menggairahkan.
Maka aku tumpahkan obsesiku pada kenikmatan pagi itu untuk pertama kalinya. Dengan penuh gairah pertama aku puaskan menjilati putingnya yang aku rasakan semakin menegang dan demikian juga dengan kontolku, sambil aku gesek-gesekkan ke tonjolan daging yg ada di tengah selangkangannya.
Aku kembali agak kaget ketika batang kontolku merasa basah saat aku gesekkan di tonjolan daging selangkangan Nora yang masih memakai CD, yang bahkan kontolku sendiri belum mengeluarkan cairan sperma. Maka sambil mulutku mengemot dan menjilati puting susunya, tanganku mencoba meraba selangkangan Nora diantara belahan daging, namun tiba-tiba dia memekik

Cerita Sex Dewasa Gadis Penggoda Bernama Nora

“Aaahhh…maaasss…aku udah ga tahan…”
Maka aku lepaskan kembali dan tanganku kembali meremas buah dadanya sambil memilin-milin putingnya sambil kontolku terus aku gesek-gesekkan dicelah selangkangan Nora.
“Ayo mas lepas CDku juga CDmu aku udahga tahan” pinta Nora penuh nafsu. Sambil ragu dan deg-degan aku menarik pelan CD-nya yang masih dalam keadaan telentang sementara aku duduk dan dia mulai angkat kakinya ke atas saat CD-nya mulai bergeser meninggalkan pantatnya, sambil terus kutarik perlahan-lahan dengan saling berpandangan mata serta senyum-senyumnya yang nakal.
Maka aku dihadapkan dengan sembulan apa yang disebut clitoris yang ditumbuhi rambut-rambut halus sedikit keriting dan bllaass, lepas sudah CD-nya tinggalah celah rapat-rapat menganga semu pink dan semu basah dengan sedikit leleran lendir dari lubang kenikmatan itu.
Tangannya Nora merayap ke selangkanganku yang masih pakai CD, memencet kontolku yang menonjol dan juga meremasnya.
Tanganku mulai mengelus clitorisnya dan mulutku terus mengulum bibirnya dan kembali dia telentang di lantai dan aku mulai menindihnya. Dan aku rasakan clitorisnya semakin basah, dan dengan lahapnya jari tengahku aku cabut dari clitnya untuk kujilati jariku dan aku rasakan nikmat gurihnya lendir seorang perempuan pertama kalinya.

Cerita Sex Dewasa Gadis Penggoda Bernama Nora

Lenguhan mulutnya dan dengus napasnya menaikkan gairahku yang kian meningkat tapi aku ragu untuk menuruti naluriku mencoba memasukkan kontolku ke lubang senggamanya. Maka sementara aku tahan walupun kontolku pun juga sudah semakin basah oleh lendirku juga.
Aku mulai merayap ke bawah selangkangannya dan mulutku berhadapan dengan clitorisnya tanpa dia sadari karena matanya terpejam menikmati gairah yang dirasakan, saat lidahku mulai menjilat lubang clitorisnya, kembali dia terpekik.
“Aaaahhh…nikmat masss….jilat terus maaasss….aahhhhh aku ga kuat lagi maasss….” Sambil kuperhatikan pantat, paha, perut dan kakinya seolah kejang seperti kesakitan tetapi aku sangsi kalau dia sakit, dan malahan kepalaku dia tekan kuat ke selangkangannya sambil terus mendesah dan berteriak keenakan. Kemudian dia bangkit sambil menarik CD-ku yang masih aku kenakan, dan blarr, kontolku menantang tegak
“Mas masukin sekarang yuk, aku udah ga tahan nih” pintanya. Dia angkat kakinya sambil telentang dia bentangkan lebar selangkangannya sambil tangannya membimbing kontolku memasuki memeknya. “Bleeessss….” Kotolku akhirnya masuk ke dalam lubang memeknya.

Cerita Sex Dewasa Gadis Penggoda Bernama Nora

Sambil menekuk kaki, sementara tanganku sebagai tumpuan dan dengan berat tubuhku aku tindihkan dan kusodokan kontolku ke lubang memek yang sedari tadi sudah menunggu, dan aku rasakan sedotan memek yang sangat kuat pada batang kontolku yang rasanya seperti dikemot-kemot.
“Eehhgehhg… teruss. teruss Mas… maass nikmat kocok terus aduuh rasanya aku nggak kuat mass ada yang keluar eghh.. eeghh. eehhgg aduuhh.. mass…” “Aaahhgg-agh… Noraaa aku aduh egghh, Noraaa rasanya memekmu ngemot eghh eehhmm… nikmat… terus sedot sayang aahhh…”
“Mass nikmat… sekali nikmat… dalam sekali. Aahh aduh… hhaghhah Mass.., aku mau keluarrr”
“Aku juga sayang … ahhgh aku sudah mau keluar.. ahgghhah” Dan aku langsung cabut kontolku saat tubuhnya menegejang dan bergetar sambil menyedot sedot kontolku sehingga aku tak tahan lagi untuk menyemburkan spermaku dan saat itu aku merasa dia terlepas dari kontolku, dia bangkit dan menyongsong batang kontolku dengan mulutnya menyambut semburan spermaku sambil tangannya menggosok clitorisnya, ditimpali dengan lenguhannya yang tidak beraturan dimulutnya
“Cppokklep.. plekk.. clepk.. clkek.. cslckek” bunyi mulutnya mengemot dan menyedot kontolku sementara aku terasa bergetar dan tenagaku berangsur-angsur lemas, sampai dia menjilati sisa sperma pada kontolku dengan bersih.
Sesaat kemudian aku tidur di tempat tidurku siang itu kita berdua saling berpelukan dan tidak terasa telah jam 3 sore baru kemudian bangun dengan badan terasa agak pegal.
Kami kembali berpagut lama dengan saling rabaan dan remasan masih dalam keadaan tanpa busana. Akhirnya kami mandi bersama dengan air yang sebelumnya kami siapkan.
Itulah pengalaman pertama kaliku menikmati hubungan seks dengan seorang gadis kampung bernama Nora.
Share:

Cerita Sex Dewasa Sedarah Ngentot Dengan Tante Yuni Yang Bahenol


Cerita Sex Dewasa - Oh ya Namaku Wawan, umurku sekarang 26 tahun. Ada sebuah Cerita Dewasa Seks yang sampai saaat ini masih saja terus kukenang dan selalu kuingat. yaitu sebuah kejadian cerita dewasa yang masih terus kuingat sampai saat ini. Saat sma aQu dititipkan kepada seorang tanteku.
Tanteku ini cantik dan tubuhnya mulus aduhai bikin semua pria yang liat pasti pengen segera berhubungan tubuh dengannya. Oke deh langsung aja pada inti cerita kali ini. Yuk kita simak aja gimana sih adegan seks sedarah yang saya lakukan dengan tanteku ini ? Tanteku namanya Yuni, dia ini seorang “Single parent” dengan tiga orang anak; dua perempuan dan satu laki-laki. Suaminya sudah meninggal karena kecelakaan mobil.

Cerita Sex Dewasa Sedarah Ngentot Dengan Tante Yuni Yang Bahenol

Suaminya ini memang seorang pembalap lokal yang tidak terkenal namanya. Dengan tiga orang anak dan umurnya yang sudah 37 tahun, tanteku ini masih saja kelihatan seksi. Tubuhnya terawat, karena dengan kondisi keuangannya yang mapan, tanteku secara teratur senam.
Hasilnya, walaupun dengan tiga orang anak, tubuhnya tetap terawat dengan baik. Pantatnya besar dengan pinggul yang juga besar tapi pahanya selain putih dan mulus juga singset tanpa ada tumpukan lemak sedikitpun. Payudaranya lumayan besar, entah kira-kira berapa ukurannya akupun tidak tahu tapi yang jelas masih sekal tidak kendor layaknya seorang Ibu yang sudah melahirkan tiga orang anak. Kejadiannya berawal pada saat yang tidak diduga sama sekali.
Saat itu di rumah sedang tidak ada orang hanya ada tanteku yang sedang asyik memasak untuk hidangan makan siang, kebetulan hari itu jadwal mengajar tanteku hanya satu mata kuliah saja. Sepulang sekolah, aku menemukan tanteku didapur sedang asyik memasak.
Dengan langkah gontai karena kecapekan, aku langsung menghampiri meja makan. cerita sex,cerita dewasa,cerita mesum,cerita ngentot, ngentot artis, cerita bokep “Tante Yun, belum siap yah makanannya?” tanyaku kelaparan. “Belum Wan, sabar yah. Ini lo si Suti (pembantu tanteku) pulang tadi pagi, jadinya ya gini nih repot sendiri” keluh tanteku Di dahinya terlihat cucuran keringat, belum lagi tangannya yang belepotan dengan berbagai macam bumbu yang sedang diraciknya. Kelihatan sekali kalau tanteku tidak pernah kerja “Sekeras” ini. Walaupun begitu, entah kenapa terlihat sekali wajah tanteku semakin cantik.

Cerita Sex Dewasa Sedarah Ngentot Dengan Tante Yuni Yang Bahenol

Saat itu dia hanya menggunakan daster pendek yang sebenarnya tidak ketat tapi karena bentuk pantat dan pinggulnya yang besar, daster itu jadi kelihatan agak ketat dan memetakan garis dari celana dalamnya kalau dia sedang membungkukkan badannya. “Ah, seksi sekali” pikirku kotor. “Wawan bantuin ya Tante?” tawarku. “Boleh Wan, sini!” ternyata tanteku tidak keberatan.
Tidak ada angin tidak ada hujan, belum sampai aku mendekat, entah karena apa tiba-tiba kran air di cucian piring copot dari pangkalnya. Otomatis air yang langsung dari tandon air yang penuh menyembur dengan derasnya mengenai tanteku yang kebetulan ada didepannya. “Aduh Wan, tolong.., gimana ini?” tanteku dengan paniknya berusaha menutupi saluran air yang menyembur dengan tangannya. Karena tubuh tanteku tidak terlalu tinggi, untuk mencapai saluran itu dia harus sedikit membungkuk.
Terlihat sekali dasternya yang sudah basah kuyup itu sekali lagi memetakan pantatnya yang besar. Garis celana dalamnya kini terlihat lebih jelas. Dengan tergesa-gesa, tanpa pikir-pikir lagi aku segera mendekat dan membantunya menutup saluran air itu dengan tanganku juga.
Tanpa aku sadari ternyata posisi tubuhku saat itu seperti memeluk tubuhnya dari belakang. Bisa di bayangkan, tanpa sengaja juga kontolku mengenai belahan pantatnya yang sekal. Keadaan ini bertahan beberapa lama. Hingga menimbulkan sesuatu yang kotor dipikiranku. “Aduh Wan gimana ini?” tanya tanteku tanpa bisa bergerak. “Duh gimana ya Tante, aku juga bingung.” kataku mengulur waktu. Saat itu, karena gesekan-gesekan yang berlebihan di kontolku, aku jadi tidak bisa menahan gairah untuk merasakan tubuhnya.

Cerita Sex Dewasa Sedarah Ngentot Dengan Tante Yuni Yang Bahenol

Pelan-pelan aku melepas satu tanganku dari saluran air itu, pura-pura meraba-raba disekitar cucian piring, mencari sesuatu untuk menutup saluran air itu sementara. Tanpa sepengetahuannya aku justru melepas celanaku berikut juga celana dalamku. Memang agak susah tapi akhirnya aku berhasil dan dengan tetap pada posisi semula kini bagian bawahku sudah tidak tertutup apa-apa lagi.
“Wah, nggak ada yang bisa buat nutup Tante. Sebentar Wawan carikan dulu yah” Kini niatku sudah tidak bisa ditahan lagi, pelan-pelan aku melepas peganganku di saluran air. “Pegang dulu Tante” kataku sedikit terengah menahan gairah. “Yah, gih sana cepetan, Tante sudah pegal nih” sungut tanteku. Kemudian tanpa pikir panjang, secepat kilat aku menyingkap dasternya, kemudian secepat kilat juga berusaha untuk melorotkan celana dalamnya yang entah warnanya apa, karena sudah basah kuyup oleh air, warna aslinya jadi tersamar.
“Ehh.. apa-apan ini Wan, jangan gitu dong!?” tanpa sadar tanteku melepas pegangannya disaluran air untuk menahan tanganku yang masih berusaha melepaskan celana dalamnya. Air menyembur lagi. “Auhh.. ohh” suara tanteku jadi tidak jelas karena mulutnya kemasukan air.
Tanpa sadar juga tanteku berusaha untuk menutup saluran air dengan tangannya lagi, otomatis tanganku sudah tidak ada yang menahan lagi. “Kesempatan” pikirku, dengan satu sentakan celana dalam tanteku melorot sampai diujung kakinya. “Auwch.. duh Wan jangan, aku ini tantemu, jangann..” Mohon tanteku. Kepalang tanggung, aku langsung jongkok. Aku lalu menyibak pantatnya yang besar dan mencari liang senggamanya. Kudekatkan kepalaku, kujulurkan lidahku untuk mencapai vaginanya.

Cerita Sex Dewasa Sedarah Ngentot Dengan Tante Yuni Yang Bahenol

“Auwchh.. Wan.. ahh..” jilatan pertamaku ternyata membuatnya bergetar tanpa bisa beranjak dari tempat semula, kalau bergerak air pasti akan menyembur lagi. Lidahku semakin leluasa merasakan aroma dari vaginanya, semakin kedalam membuat tanteku bergetar hebat. Entah kenapa sudah tidak ada lagi bahasa tubuhnya yang menunjukkan penolakan, yang ada kepalanya semakin menggeleng-geleng tidak keruan.
Kecari klitorisnya, memang agak sulit, setelah dapat kuhisap habis, dua jariku juga ikut menusuk liang vaginanya. Tidak terkira jumlah lendir yang keluar, tak lama kemudian, terasa pantatnya bergetar hebat. “Ahh..hh Wann.. ahh aouhh..” dengan erangan keras, rupanya tanteku sudah mencapai orgasme. Tubuhnya langsung lunglai tapi tanpa melepas pengangannya dari saluran air. “Aduh aku belum apa-apa” pikirku. Langsung aku berdiri, kusiapkan senjataku yang sudah mengacung dengan keras. Dengan dua tanganku aku coba menyibakkan kedua belahan pantatnya sambil kudekatkan kontolku kevaginanya. Kudorongkan sedikit demi sedikit.
Begitu sudah betul-betul tepat dimulut liang kenikmatannya, tanpa ba-bi-bu langsung kulesakkan dengan kasar. “Ahh sakit Wan.. pelan.. auh” kepala tanteku langsung melonjak keatas, tanpa sengaja pegangannya di saluran air terlepas. Air menyembur dengan deras. Kepalang basah, begitu mungkin pikir tanteku karena selanjutnya dia hanya berpegangan dipinggiran cucian piring.
Sudah tidak ada penolakan pikirku. Kudiamkan sebentar kontolku yang sudah masuk hingga pangkalnya didalam vagina tanteku, ku nikmati benar-benar bagaimana ternyata vagina yang sudah mengeluarkan tiga orang manusia ini masih saja nikmat menggigit. Sensasi yang sangat luar biasa sekali. Pelan-pelan kutarik, kemudian kudorong lagi. “Oohh.. Wan enak, terus sayang..yang cepat aouhh.. ahh.. terus sayang” pantatnya bergoyang melawan arah dari kocokanku.

Cerita Sex Dewasa Sedarah Ngentot Dengan Tante Yuni Yang Bahenol

“Nah gitu Wan, ouhh.. ya gitu teruuss..” Pinta tanteku. Aku terus mengocokkan kontolku dengan cepat. Sebentar kemudian tubuhnya mulai bergetar hebat. “Yang cepat Wan, Tante sudah mau keluar lagi.. ouhh.. terus” kepalanya semakin menggeleng-geleng tidak karuan. “Cepatt.. cepatt truss.. ouchh.. Tante kelluaarr.. aghh” Orgasmenya telah sampai dibarengi dengan kepalanya yang melonjak naik, tangannya mencengkeram pinggiran cucian piring dengan erat. “Cabut dulu Wan.. Tante linuu..” pinta tanteku.
Karena merasakan aku yang masih mengocoknya dari belakang. “Akan wawan cabut, tapi janji nanti diteruskan ya Tante?” kataku. “Iya, tapi sekarang dari depan aja yah” janji tanteku. Tubuhnya kemudian berbalik. Wajahnya sudah awut-awutan dan basah kuyup. Kemudian dia duduk diatas cucian piring sambil menghadapku. Aku mendekat, langsung kucari bibirnya dan kemudian kami berpagutan lama.
Sambil kami berciuman, satu tangannya membimbing kontolku kearah liang vaginanya. Tanpa disuruh dua kali kudorongkan pantatku dibarengi dengan masuknya juga kontolku. “Ahh.. oohh..” erang tanteku, ciuman kami terlepas. “Kocokkan yang cepatt wann..” pinta tanteku sambil pahanya semakin dilebarkan. “Begini Tante..” Kataku sambil mengocokkan kontolku dengan cepat.
“Gila kamu Wann.. kuaatt sekalii kamuu..” sambil satu tangannya menarik satu tanganku, kemudian ditaruhnya di bagian atas vaginanya. Aku tahu mau maksudnya. “Yahh yang ituu.. teruss Wann.. ohh enakk.. Wan teeruss..” rintih tanteku ketika sambil kontolku mengocok vaginanya tanganku juga memelintir klitorisnya. “Ohh Wan, Tante hampir sampai..” tubuhnya mulai bergetar agak keras. “Aku juga hampir sampai Tante.. ohh punya Tante eenakk..”

Cerita Sex Dewasa Sedarah Ngentot Dengan Tante Yuni Yang Bahenol

aku mulai tidak bisa mengendalikan lagi, orgasmeku tinggal sebentar lagi. “Dikeluarin dimana Tante?” tanyaku minta ijin. “Udah nggak usah mikirin itu, ayoo teruss.. didalemm jugaa nggakk Papa” “Ayoo..Tante udah diujung nihh wann..” “Ouhh.. enakk.. cepatt Wann.. yangg cepatt” rintih tanteku.
“Goyang Tante, kita barengan ajaa.. oghh” orgasmeku sudah diujung. Semakin kupercepat kocokanku, tanteku juga mengimbangi dengan menggoyang pantatnya. Sambil berpegangan pada belakang pantatnya, kukeluarkan air maniku. “Aku keluarr tantee.. aughh..” sambil kubenamkan dalam-dalam. “Tante juga Wann.. oughh akhh.. gilaa.. uenakknya..” erangnya sambil jemarinya mencengkeram bahuku. Akhirnya kami berdua terkulai lemas.
Kudiamkan dulu kontolku yang masih ada didalam vaginanya. Kulirik ada sedikit lelehan air mani yang keluar dari vaginanya. Seperti tersadar dari dosa, tanteku mendorong badanku. “Kamu nakal Wan, berani sekali kamu berbuat ini” sungut tanteku. “Tapi Tante juga menikmatinya kan?” belaku.
Tanpa berkata apa-apa, dia kemudian turun, meraih celana dalamnya kemudian berlalu kekamar mandi. Aku berusaha mengejarnya tapi dia sudah lebih dulu masuk kamar mandi kemudian menguncinya. “Tante air di tandon tadi sudah habis loh” candaku dari luar kamar mandi tapi tidak ada balasan dari dalam. Nah itulah cerita sex dewasa dengan tanteku, dan cerita ini memang aku tuliskan untuk anda para penikmat cerita sex dewasa sedarah.
Share:

Contact Us


Contact Us


Labels

Recent Posts